jika seekor kupu2 hinggap di sekuntum bunga
apa gerangan kau hinggap di kotoranku
hanya makanan basi yang berbau tak sedap tanpa disentuh sama sekali..
mampu berfikir maka tersulut nyali,berseluncur darah dalam nadi
takut adalah halusinasi yg pada akhirnya nihil tanpa bukti
kau mendecak kagum dari olah emosi yang sejengkal
dimana baumu saat kau kujuluki si tai kucing,
dimana nafasmu saat kau masih mampu mengedipkan mata.
dimana air liurmu saat kau coba untuk menyebutkan kata-kata selangkangan
dimana senyuman itu saat detail wajahmu kental berwarna merah terhelus lembutnya pori-poriku
dimana gonggonganmu saat ekor mungilmu kuinjak karena kau kuberi nama anjing.
bentuklah ragam beserta rangkainya karena aku masih bernafas hari ini
"karena aku percaya kelak udara yang akan ku hirup untuk bernafas akan terhirup lebih banyak pada saat tubuhmu yang telah berpercik merah beraroma karat itu telah menyatu dengan tanah yang selalu kuinjak setiap saat."


5/11/2010 10:14:00 PM
Fayora Azael

0 comments:
Post a Comment