Blogroll

Tuesday, May 11, 2010

Aku Menantangmu

jika seekor kupu2 hinggap di sekuntum bunga

apa gerangan kau hinggap di kotoranku

hanya makanan basi yang berbau tak sedap tanpa disentuh sama sekali..

mampu berfikir maka tersulut nyali,berseluncur darah dalam nadi

takut adalah halusinasi yg pada akhirnya nihil tanpa bukti

kau mendecak kagum dari olah emosi yang sejengkal

dimana baumu saat kau kujuluki si tai kucing,

dimana nafasmu saat kau masih mampu mengedipkan mata.

dimana air liurmu saat kau coba untuk menyebutkan kata-kata selangkangan

dimana senyuman itu saat detail wajahmu kental berwarna merah terhelus lembutnya pori-poriku

dimana gonggonganmu saat ekor mungilmu kuinjak karena kau kuberi nama anjing.

bentuklah ragam beserta rangkainya karena aku masih bernafas hari ini

"karena aku percaya kelak udara yang akan ku hirup untuk bernafas akan terhirup lebih banyak pada saat tubuhmu yang telah berpercik merah beraroma karat itu telah menyatu dengan tanah yang selalu kuinjak setiap saat."

0 comments:

Post a Comment

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Bintang Hijau yang menyala | Bloggerized by MayatHidup - Premium Blogger Themes | Enterprise Hell Project