duduk di atas kursi jenuh tanpa busana tanpa berfikir dan tanpa suara
melihat wajah pucat perlahan menjadi usang dipenuhi arsiran gelap bukti nyata akan kebencian karena terjebak dalam lingkaran drama penyelamatan paras angkuh yang memuakkan ..
berteriak dalam lingkaran hampa udara terlihat tangan yang menepis itu masuk kedalam mulut ini
duduk di atas kursi jenuh tanpa busana tanpa berfikir dan tanpa suara
penuh lantunan melodi didalam kepalaku tak satupun yang bisa membuat suasana ini teduh
kulihat dinosaurus hijau yang menganggap dirinya keledai menawarkan granat ditangannya
berkata ledakkan saja sisa kepalamu ..
duduk di atas kursi jenuh tanpa busana tanpa berfikir dan tanpa suara
melihat kepulan asap bakaran kretek tanpa cukai
membentuk wajah berparas angkuh itu tersenyum lebar lenyap diterobos angin
hai angin,bawa saja dia juga masuk kedalam mulut ini
duduk di atas kursi jenuh tanpa busana tanpa berfikir dan tanpa suara
melihat penjepit kertas dengan kedua bola mata
ntah darimana dia mendapatkannya dihiasi alis yang merebah pula
berkedip dan perlahan sayup seakan jenuh memikirkan nasibnya ..
sanggupkah kau membantuku ..
wakilkan rasa ketidaksanggupan bodohku untuk memahat ketololannya yang membeku
yang tak kan mencair walau dia telah menjadi bangkai ..


5/11/2010 10:18:00 PM
Fayora Azael

0 comments:
Post a Comment